Resensi novel pada umumnya sama saja dengan resensi buku non fiksi. Akan tetapi ada sedikit perbedaan pada isi dari resensi tersebut. Resensi novel bertujuan untuk menarik minat pembaca agar dapat membeli buku tersebut.
Yang
terpenting dalam meresensi sebuah novel adalah memperhatikan data atau
isi novel tersebut, seperti identitas buku, sinopsis, kekurangan,
kelebihan, dan latar belakang pada novel tersebut.
Berikut
ini kita akan mangulas mengenai pengertian resensi, cara meresensi
buku, beserta contoh resensi novel fiksi lengkap dengan unsur intrinsik
dan sinopsis novel.
Berikuta adalah penjelasannya :
Pengertian Resensi

Dalam
KBBI, resensi adalah ulasan dari sebuah buku. Jadi resensi merupakan
ulasan singkat mengenai isi suatu buku, novel, majalah, drama ataupun
film yang biasanya disiarkan oleh media-media sosial.
Adapun
tindakan meresensi ialah untuk memberikan suatu penilaian, pembahasan,
mengkritik, atau mengungkapkan kembali isi yang terdapat di dalam sebuah
buku.
Tujuan Resensi

Berikut ini adalah beberapa tujuan meresensi buku :
- Mengajak para pembaca untuk berdiskusi lebih jauh tentang masalah yang diangkat dalam karya yang dibuat resensi. Entah itu berupa buku, novel ataupun majalah.
- Resensi dibuat untuk memberikan pemahaman serta informasi secara lebih kepada pembaca tentang sebuah karya yang akan diresensi.
- Mmberikan pertimbangan kepada pembaca tentang kelayakan sebuah karya untuk dibaca atau diterbitkan.
- Memberikan jawaban dan informasi kepada pembaca mengenai pertanyaan-pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pembaca mengenai sebuah karya yang telah diterbitkan.
Manfaat Resensi

Beberapa manfaat resensi buku atau novel :
- Sebagai bahan pertimbangan dan memberikan gambaran secara umum kepada pembaca tentang suatu karya dan untuk mempengaruhi mereka atas karya tersebut.
- Mendapatkan uang atau imbalan serta buku-buku yang akan diresensi secara gratis dari penerbit buku apabila karya yang diresensinya di muat di koran atau majalah.
- Merupakan sarana atau media promosi buku. Buku yang di resensi merupakan buku baru yang belum pernah di resensi oleh orang lain. Dengan demikian, resensi merupakan sebagai media promosi buku baru tersebut untuk menarik perhatian orang yang suka membaca.
- Pengembangan kreatifitas. Semakin sering menulis, maka kita akan semakin terlatih untuk lebih berinovasi dalam menulis. Hal ini dilakukan untuk dapat mengembangkan kreativitas yang kita miliki.
Jenis Jenis Resensi

Berikut ini adalah jenis-jenis resensi buku :
1. Resensi Informatif
Resensi
informatif adalah resensi yang hanya memberikan informasi mengenai isi
dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan buku atau karya.
2. Resensi Deskriptif
Resensi deskriptif adalah resensi yang membahas secara lebih detail pada tiap bagian atau babnya.
3. Resensi Kritis
Resensi kritis adalah resensi yang berbentuk ulasan secara lebih detail dengan metodologi ilmu.
Unsur Unsur Resensi

Berikut ini adalah unsur unsur resensi buku atau resensi novel :
1. Identitas Buku
Identitas buku meliputi :
- Judul Buku
- Nama Pengarang
- Nama Penerbit
- Ketebalan Buku
- Tahun Terbit
- Nomor Edisi
Identitas
buku juga dapat meliputi ukuran buku, warna dan ilustrasi jilid buku.
Akan tetapi dalam kepentingannya dengan penulisan resensi hal ini jarang
sekali dimunculkan atau dibuat.
2. Ikhtisar Buku
Ikhtisar
buku disusun berdasarkan pokok-pokok yang terkandung dalam buku. Akan
tetapi karena buku yang akan di resensi berupa novel maka cara
menentukan pokok-pokoknya berbeda dengan buku non fiksi.
Pokok-pokok
isi novel dapat ditentukan dengan berdasarkan keadaan maupun
peristiwa-peristiwa penting yang digambarkan di dalam novel.
3. Kepengarangan
Sosok
pengarang sering kali diceritakan dalam resensi novel. Hal ini
berkaitan dengan latar belakang, keahlian, sikap-sikap, dan karya-karya
yang dibuat olehnya.
Bagian-bagian tersebut diceritakan secara ringkas dan pada umumnya tidak melebihi satu paragraf.
Sosok
pengarang pada umumnya dicantumkan di halaman pertama atau dibagian
belakang novel tersebut. Dari sanalah kamu bisa berbicara tentang unsur
kepengarangan.
Untuk pengarang yang sudah terkenal, kamu dapat membaca dari sumber-sumber lainnya seperti di internet.
4. Keunggulan dan Kelemahan Buku
Keunggulan
dan kelemahan buku pada resensi dapat berkaitan dengan unsur-unsur
novel. Terhadap unsur-unsur ini, kamu dapat memberikan penilaian, baik
itu berdasarkan kesederhanaan, kejelasan, kekhasan, penguasaan masalah,
dan aspek-aspek lainnya yang dapat kamu tentukan sendiri sesuai dengan
kreatifitas kamu.
Cara Meresensi Novel Fiksi yang Baik dan Benar

Bagian-Bagian dalam Meresensi Buku :
- Judul resensi
- Judul buku yang akan di resensi
- Indentitas buku
- Rangkuman atau sinopsis padu buku
- Kelebihan buku
- Kekurangan buku
- Pendapat penulis
1. Menentukan Buku yang Akan di Resensi
Langkah
pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan buku yang akan di
resensi. Buku yang layak untuk diresensi adalah buku yang memenuhi
syarat sebagai berikut :
- Berisi hal-hal yang aktual
- Berkualitas baik
- Belum pernah di resensi
- Terbitan baru
2. Menuliskan Identitas Buku
Identitas
buku yang harus kamu perhatikan adalah judul buku, penulis, penerbit,
kota tempat terbit, tahun terbit, dan berapa jumlah halaman yang
terdapat pada buku tersebut.
Contohnya :
Judul Buku : Muhammad Al Fatih 1453
Penulis : Felix Siauw
Penyunting : Salman Iskandar
Penerbit : Al Fatih Press
Cetakan : Kelima, November 2013
Tebal Buku : XXVI + 320 halaman
ISBN : 978 602 17997 03
3. Menulis Rangkuman atau Sinopsis Buku
Merangkum
isi buku bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai isi buku. Kamu
harus membaca buku tersebut secara menyeluruh dengan cermat untuk dapat
memahami isinya. Rangkuman harus mencerminkan garis besar isi buku
secara keseluruhan.
4. Mengemukakan Kelebihan dan Kekurangan Buku
Setelah
merangkum isi buku, kamu harus menuliskan apa kelebihan dan kekurangan
isi buku. Itu artinya kamu harus menilai buku tersebut.
Dalam
penilaian itu, kamu dapat memberikan tanggapan pribadi terhadap buku
yang kamu resensi. Meskipun demikian, penilaian yang kamu berikan haris
dilakukan secara jujur dan objektif.
5. Menulis Resensi Secara Lengkap
Setelah kamu memperoleh data yang lengkap, selanjutnya data tersebut kamu resensi dengan sebuah tulisan yang padu.
Dan jangan lupa memberikan rekomendasi atas kelayakan buku tersebut untuk dibaca.
Contoh Resensi Novel Fiksi dan Non Fiksi

Resensi
novel dengan buku non fiksi mempunyai beberapa perbedaan, yaitu pada
novel terdapat unsur-unsur karya sastra seperti unsur intrinsik dan
ekstrinsik. Sedangkan untuk buku non fiksi berisikan ulasan mengenai
kelebihan buku dan kekurangan buku.
Resensi
novel mempunyai beberapa manfaat, diantaranya adalah dapat menambah
wawasan, mengetahui keunggulan dan kelemahan pada buku tersebut,
meningkatkan pengetahuan penulis, berfikir kritis, dan yang paling
berharga adalah mendapatkan imbalan dari penerbit.
Dalam
meresensi sebuah novel, kamu harus memperhatikan beberapa unsur yang
membentuk novel tersebut, seperti judul resensi, identitas novel,
pengarang, sinopsis, unsur intrinsik, dan kelebihan dan kekurangan novel
tersebut serta kesimpulan.
Baca juga artikel : Cara Meresensi Buku Pengetahuan yang Baik dan Benar
Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi

Identitas Buku
Judul Buku : Laskar Pelangi
Penulis Buku : Andrea Hirata
Penerbit Buku : P.T Bentang Pustaka
Kota Terbit : Yogyakarta
Cetakan : III
Tebal Buku : 533 halaman
ISBN : 979-3062-79-7
Sinopsis Novel Laskar Pelangi
Novel
ini menceritakan tentang sepuluh anak Belitung yang tergabung dalam
Laskar Pelangi. Mereka adalah Ikal, Mahar, Lintang, Harun, Syahdan, A
Kiong, Borek, Trapani, Kucai, dan satu-satunya perempuan yaitu Sahara.
Cerita
ini menceritakan tentang kehidupan di pedalaman daerah Belitung yang
kontras dan kaya akan hasil timahnya. Akan tetapi masyarakatnya tidak
mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Novel
ini juga mengisahkan tentang semangat juang dari bocah-bocah kampung
Belitung yang ingin mengubah nasib mereka melalui pendidikan. Sebagian
besar dari orang tua mereka lebih senang jika anak-anaknya membantunya,
dari pada harus belajar di sekolah.
Kesulitan
terus menerus membayangi sekolah di kampung tersebut. Sekolah yang
dibangun atas jiwa ikhlas dan semangat juang dua orang guru, yaitu Bapak
Harfan Efendy Noor sebagai Kepala Sekolah yang usianya sudah tua dan
seorang guru muda yang bernama Ibu Muslimah Hafsari.
Ibu
Muslimah Hafsari juga merupakan salah satu rakyat miskin yang berusaha
untuk mempertahankan semangat besar pendidikan. Sekolah tersebut nyaris
dibubarkan oleh pengawas sekolah Depdikbud Sumatera Selatan karena
kekurangan murid.
Akan
tetapi sekolah tersebut berhasil diselamatkan berkat seorang anak yang
sepanjang masa bersekolah tidak pernah mendapatkan rapot.
Sekolah
yang dihidupi dengan uluran tangan donatur. Beberapa bangunan seperti
gedung sekolah sudah roboh, ruang kelas beralas tanah, beratap
bolong-bolong, bangku rapuh dan tidak layak, dan kalau malam dipakai
sebagai tempat penyimpanan ternak.
Bahkan
kapur tulis sekalipun terasa mahal bagi sekolah serta hanya mampu
menggaji guru dan kepala sekolahnya dengan beras. Walaupun demikian,
keajaiban seakan terjadi setiap hari di sekolah yang dari jauh hanya
seperti bangunan yang akan roboh itu.
Sang
kepala sekolah dan ibu guru saling bahu membahu membesarkan hati
anak-anak didik mereka agar selalu percaya diri, berani berkompetisi,
dan selalu menempatkan pendidikan sebagai hal yang sangat penting dalam
kehidupan ini.
Kedua
guru ini memberi nama julukan kepada sepuluh anak muridnya sebagai
Laskar Pelangi. Walaupun begitu, salah satu dari Laskar Pelangi mampu
menjuarai karnaval dan mampu mengalahkan sekolah-sekolah lainnya.
Puncaknya
adalah ketika Ikal, Lintang, dan Sahara berhasil menjuarai lomba cerdas
pangkas dan mengalahkan sekolah-sekolah lainnya. Meskipun awal tahun
90-an sekolah tersebut akhirnya ditutup karena sama sekali tidak bisa
membiayai operasional sekolah.
Pada
akhirnya kedua guru tersebut dapat berbangga diri karena diantara
sepuluh laskar pelangi sekarang ada yang menjadi wakil rakyat. Ada pula
yang menjadi research and development manager di salah satu perusahaan
multi nasional yang paling penting di negeri ini.
Beberapa unsur intrinsik yang terdapat pada Novel Laskar Pelangi adalah :
Tema
Novel
Laskar Pelangi mempunyai tema utama pendidikan. Namun uniknya tema
pendidikan ini dikombinasikan dengan kisah persahabatan yang erat antara
anggota Laskar Pelangi. Tema tersebut juga dipadukan dengan tema
ekonomi.
Penokohan
Berikut adalah penjelasan penokohan dalam Novel Laskar Pelangi :
1. Ikal
Ikal
di dalam novel ini berperan sebagai “aku” dan sebagai tokoh utama. Ikal
adalah salah satu anggota laskar pelangi di sekolah tersebut.
2. Taprani
Taprani adalah seorang yang tampan, perfeksionis, rapi, dan pintar berbicara serta sangat berbakti kepada orang tuanya.
3. Sahara
Sahara
adalah satu-satunya murid perempuan yang bersekolah di sekolah
tersebut. Orangnya rapih dan ia termasuk salah satu murid yang paling
pintar di sekolah tersebut.
4. A. Kiong
A.
Kiong adalah satu-satunya murid yang merupakan keturunan Tionghoa yang
bersekolah di sekolah tersebut. Ia mempunyai sifat yang begitu polos dan
selalu mempercayai apa yang dikatakan oleh Mahar.
5. Harun
Harun
mempunyai keterbelakangan mental. Ia mempunyai sifat yang santun,
pendiam, dan murah senyum serta memiliki hobi mengunyah permen asam.
6. Borek
Borek mempunyai badan yang sangat tinggi besar. Ia sangat terobsesi dengan body building.
7. Kucai
Kucai
adalah salah satu anggota laskar pelangi yang diamanahi untuk menjadi
ketua kelas. Ia sempat frustasi sebagai ketua kelas karena tidak bisa
mengatur teman-temannya itu.
8. Lintang
Lintang adalah anak yang paling jenius diantara anggota laskar pelangi.
9. Mahar
Mahar
mempunyai bakat dibidang seni baik itu menyanyi, melukis, dan seni
rupa. Ia adalah orang yang tampan, kreatif, dan imajinatif.
10. Syahdan
Ia adalah orang yang selalu setia menemani Ikal untuk membeli kapur tulis.
11. Flo
Flo
adalah murid pindahan dari sekolah PN. Gadis tomboy yang berasal dari
keluarga kaya. Ia adalah tokoh terakhir yang muncul sebagai laskar
pelangi.
12. Pak Harfan
Pak Harfan adalah Kepala SD Muhammadiyah, ia mempunyai dedikasi yang besar terhadap pendidikan.
13. Ibu Muslimah Hafsari
Ia
sangat gigih dalam mengajar meskipun gajinya tidak dibayar. Ia
mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan dan memiliki
sifat yang sabar serta baik hati.
Alur
Alur yan digunakan dalam Novel Laskar Pelangi adalah alur maju.
Amanat
Amanat
yang terkandung dalam novel ini adalah jangan pernah menyerah oleh
keadaan. Keadaan boleh saja kekurangan akan tetapi janganlah dijadikan
sebagai sebuah alasan.
Kelebihan dan Kekurangan Novel Laskar Pelangi
Kelebihan
: Banyak sekali karakter yang bisa kita jadikan teladan. Memberikan
pelajaran moral yang baik dan makna dari sebuah kehidupan yang tidak
bisa ditebak.
Kekurangan
: Terdapat kata-kata yang sulit untuk dapat dipahami karena menggunakan
kata-kata daerah yang belum diketahui artinya.
Kesimpulan
Novel
Laskar Pelangi ini sangat bagus sekali bagi para pelajar yang memiliki
kemudahan ekonomi dalam menempuh pendidikan. Selain itu, sangat bagus
untuk para guru atau pendidik dan juga pemerintah yang mempunyai peran
penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
Karena di novel ini banyak sekali pesan moral, pendidikan, dan sosial yang dapat kita ambil.
Baca juga artikel : Kumpulan Resensi Buku Non Fiksi Terlengkap !
Contoh Resensi Novel Sang Pemimpi

Identitas Buku
Judul Buku : Sang Pemimpi
Pengarang Buku : Andrea Hirata
Penerbit Buku : P.T Bentang Pustaka
Kota Terbit : Yogyakarta
Tahun Terbit : 2011
Tebal Buku : 248 halaman
Jenis : Buku Fiksi
Sinopsis Novel Sang Pemimpi
Sang
Pemimpi merupakan sebuah novel buah karya dari penulis Andrea Hirata.
Novel Sang Pemimpi sangat kental dengan nuansa semangat juang untuk
menggapai cita-cita. Perjuangan yang tidak pernah padam untuk sebuah
impian berada di Kota Sorbonne, Prancis.
Karya
buku fiksi ini mempunyai unsur persahabatan dan sedikit sentuhan kisah
cinta yang sangat unik. Dalam novel ini saya sepakat bahwa penulis
Andrea Hirata mempunyai maksud yang sangat jelas. Yaitu itu ingin
menyampaikan sebuah pemikiran tentang sebuah impian suci yang harus
berlandaskan tekad dan semangat yang kuat serta tidak mudah berputus
asa.
Melalui
karyanya ini, ia mengajak kita untuk melihat dan menyadari akan
lemahnya sistem tatanan pendidikan di negeri tercinta ini yang dilihat
dari sudut pandang sosial masyarakat golongan kebawah.
Sang
Pemimpi menceritakan tentang betapa susahnya hidup ditanah Belitung
yang diperankan oleh anak-anak yang mempunyai sejuta impian. Mereka
adalah seorang bocah yang berjuang untuk hidup dengan banyak tantangan.
Bocah-bocah
inilah yang berjuang untuk melanjutkan pendidikan di SMA Negeri yang
letaknya sangatlah jauh dari kampung halamannya. Hingga pada akhirnya
mereka memutuskan untuk tinggal di sebuah pasar kumuh dan bekerja
menjadi kuli ngambat untuk tetap bisa bertahan hidup.
Tokoh
utama Novel Sang Pemimpi adalah seorang pria yang bernama Ikal. Ia
adalah anak seorang pegawai PT. Timah yang terancam bangkrut. Selain
Ikal, tokoh lainnya adalah Arai yang merupakan seorang anak yang hanya
hidup sebatang kara.
Tak
lupa juga dengan si Jimbron, seorang anak yang diasuh dengan seorang
pendeta namun justru tetap kukuh dengan agama yang dianutnya, yaitu
agama Islam. Ia juga seorang anak yang selalu mengidam-idamkan ingin
mempunyai seekor kuda.
Arailah
yang menjadi awal dari semua mimpi-mimpi meraka. Arailah yang terus
bersemangat dan menyemangati kedua sahabatnya tersebut agar semua mimpi
dan cita-cita mereka dapat menjadi sebuah kenyataan.
Hingga
Ikal bertekad akan terus bersama Arai sampai mereka bisa menjelajahi
dunia dengan sejuta impian mereka. Selama 3 tahun menempuh pendidikan
SMA, mereka bertiga bekerja keras untuk dapat membantu ekonomi orang tua
mereka dengan membiayai hidup sendiri.
Walaupun
sebagian waktu mereka digunakan untuk bekerja, mereka termasuk
murid-murid yang berprestasi di sekolahnya. Mozaik di novel itu
menceritakan saat ketiga bocah itu melewati masa pendidikannya di SMA.
Namun
sangat disayangkan mereka pernah terjerumus menonton film dewasa di
bioskop. Karena film itulah mereka lupa untuk dapat menahan nafsunya.
Meskipun Ikal pernah kehilangan kepercayaan dirinya untuk sukses,
sehingga ia tersungkur dari prestasi yang pernah ia capai.
Akan
tetapi ayah Ikal tetap menyambut semua itu dengan senyuman dan
kesabaran. Saat itulah Ikal semakin tercambuk untuk bisa menjadi orang
yang sukses. Setelah SMA, Ikal dan Arai memutuskan untuk pergi ke
Jakarta. Tapi tidak dengan Jimbron, ia memilih untuk bekerja di
peternakan.
Jakarta
merupakan tujuan utama mereka berdua akan tetapi telah sirna karena bus
yang mereka tumpangi menuju Kota Bogor. Namun itu bukanlah sebuah
masalah yang pelik bagi mereka. Dengan pantang menyerah mereka tetap
berjuang untuk menggapai impian mereka.
Liku
kehidupan belum berakhir. Dengan berbekal ijazah SMA, Ikal dan Arai
tidak kunjung mendapatkan sebuah pekerjaan. Hingga akhirnya mereka
berdua melamar di Kantor Pos namun takdir berkata lain. Hanya Ikal yang
lolos dan Arai gagal pada tes kesehatan.
Hal
yang tidak terduga, ketika Arai memutuskan untuk pergi meninggalkan
Ikal begitu saja. Arai memutuskan untuk merantau ke Kalimantan dan
meninggalkan Ikal yang sudah bekerja dan berhasil menjadi mahasiswa di
Universitas Indonesia.
Di
akhir novel ini, penulis Andrea Hirata memberikan sajian cerita yang
tidak terduga. Setelah sekian lama Ikal dan Arai berpisah, akhirnya
mereka dipertemukan pada saat tes untuk mendapatkan beasiswa S2 di
Eropa.
Hingga pengumuman tes tersebut bertuliskan kalau keduanya lolos dan diterima di Universite de Paris, Sorbonne, Prancis.
Beberapa unsur Intrinsik yang terkandung dalam novel ini adalah :
Tema
Tema
yang tersirat dalam novel ini adalah sebuah persahabatan dan perjuangan
dalam menggapai sebuah mimpi. Hal itu dapat dibuktikan dari kisah Ikal
dan Arai yang mampu kuliah di Perancis untuk mendapatkan gelar S2.
Latar Belakang
Latar
belakang novel, yaitu di Pulau Magai Belitung, los pasar, dermaga
pelabuhan, gedung bioskop, SMA Negeri, terminal bogor, dan pulau
Kalimantan. Waktu yang digunakan adalah pagi, siang, dan malam. Latar
nuansanya lebih ke arah melayu dan gejolak remaja untuk bisa mewujudkan
cita-citanya.
Penokohan
Berikut adalah penjelasan penokohan Novel Sang Pemimpi :
1. Ikal
Ikal adalah seorang laki-laki yang bersifat baik hati, optimis, pantang menyerah, dan penyuka Rhoma Irama.
2. Arai
Arai mempunyai sifat pandai, penuh inspirasi, rajin, gigih, dan pantang menyerah.
3. Jimbron
Jimbron
merupakan seorang laki-laki yang mempunyai sifat baik hati, polos,
gagap ketika bicara, dan paling antusias dengan yang namanya kuda.
4. Pak Balia
Seorang guru yang memiliki sifat baik, bijaksana, dan penuh motivasi.
5. Pak Mustar
Seorang guru yang mempunyai sifat galak, pemarah, dan berjiwa keras.
6. Ibu Ikal
Mempunyai sifat baik hati dan penuh kasih sayang.
7. Ayah Ikal
Mempunyai sifat yang pendiam, sabar, penuh kasih sayang, bijaksana.
Alur
Dalam novel ini menggunakan alur campuran.
Sudut Pandang
Sudut pandang novel ini adalah sudut pandang orang pertama. Dimana penulis memposisikan dirinya sebagai tokoh Ikal.
Kelebihan Novel Sang Pemimpi
Buku
ini sangatlah bagus untuk dibaca oleh siapapun. Karena banyak unsur
pendidikan yang terkandung dalam novel ini. Mengajarkan kita untuk lebih
mandiri dan bertanggungjawab. Itu merupakan suatu keharusan yang harus
kita syukuri.
Baca juga artikel : 99 Hadiah Anniversary dan Ulang Tahun Untuk Pacar Wanita
Contoh Resensi Novel 5 CM

Identitas Buku
Judul Buku : 5 CM
Pengarang Buku : Donny Dhirgantoro
Penerbit Buku : PT. Grasindo
Tahun Terbit : 2007
Tebal Buku : 381 halaman
ISBN : 9797591514
Sinopsis Novel 5 CM
Novel 5 cm
ini menceritakan tentang persahabatan lima orang remaja yang menjalin
persahabatan selama tujuh tahun. Mereka adalah Arial, Zafran, Rani, Ian,
dan Genta
Mereka
adalah sahabat yang kompak, mereka selalu pergi bersama-sama. Sampai
pada akhirnya Genta mengusulkan untuk tidak bertemu dan berkomunikasi
selama 3 bulan.
Dalam
kurun waktu 3 bulan, mereka ditempa dengan hal-hal yang baru. Pada
waktu itulah yang membuat hati mereka lebih kaya dari pada sebelumnya.
Pertemuan setelah 3 bulan yang penuh dengan rasa ke rinduan akhirnya
terjadi dan dirayakan dengan sebuah petualangan.
Mereka
berpetualang untuk mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, yaitu gunung
Mahameru. Biarkan keyakinan kamu, 5 cm menggantung mengambang didepan
kamu. Hanya kaki yang akan berjalan lebih jauh dari pada biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan
menatap lebih lama dari biasanya, dan leher yang akan lebih sering
melihat keatas.
Lapisan
tekad yang seribukali lebih keras dari pada baja, hati yang akan
bekerja keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa.
Percayalah pada 5 cm di depan kening kamu.
Beberapa unsur intrinsik yang terkandung dalam novel ini adalah :
Tema
Tema
yang tersirat dalam novel ini adalah tentang persahabatan anak muda
yang mempunyai kekuatan dan keyakinan akan suatu hal. Uniknya lagi,
cerita ini dikombinasikan dengan kisah percintaan.
Latar Belakang
Latar
tempat novel ini adalah stasiun kereta api, ranu peye, ranu kumbolo,
dan puncak mahameru. Latar waktunya pagi hingga malam, sedangkan untuk
latar suasananya adalah menyenangkan, mengharukan, dan menegangkan.
Alur
Novel ini menggunakan alur campuran.
Penokohan
Berikut adalah penjelasan tentang karakter tokoh dalam novel 5 cm :
1. Arial
Seorang pria yang berwajah tampan serta mempunyai tubuh yang atletis.
2. Riani
Gadis berkacamata yang cantik parasnya, serta mempunyai kecerdasan yang luar biasa.
3. Zafran
Pria yang berbadan kurus, mempunyai selera humor dan pandai bersyair serta membuat puisi-puisi cinta.
4. Ian
Tokoh
yang fanatik dengan bola terutama untuk club bola Manchester United.
Sangat menyukai indomie, dan penggemar artis Happy Salma.
5. Genta
Seorang yang berjiwa kepemimpinan serta mempunyai kewibawaan yang sangat luar biasa.
Amanat
Terimalah
apa yang menjadi kekurangan dari sahabat kita. Karena tidak semua orang
yang mempunyai kelebihan semata. Kelebihan tersebut pasti selalu
didampingi dengan kekurangan. Tinggal bagaimana kita menyikapi hal
tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan Novel 5 CM
Kelebihan
: Ceritanya sangat menarik, penuh semangat, kebersamaan, dan
petualangan. Penulis menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan alur
ceritanya tidak membosankan. Sehingga pembaca sangat tertarik untuk
membaca novel ini sampai halaman terakhir.
Kekurangan
: Akhir cerita pada novel ini berakhir dengan happy ending tetapi masih
sedikit menggantung dan terasa begitu dipaksakan. Bisa dilihat dengan
pembentukan keluarga mereka ditambah keturunan mereka yang umurnya
semuanya sebaya.
Contoh Resensi Novel Perahu Kertas

Identitas Novel
Judul Novel : Perahu Kertas
Penulis Novel : Dewi Lestari
Penerbit Novel : Bentang Pustaka Yogyakarta
Tahun Terbit : 2009
Tebal Buku : 444 halaman
Cetakan : VIII
Sinopsis Novel Perahu Kertas
Perahu
kertas merupakan sebuah novel karya Dewi Lestari. Novel ini merupakan
karya penulis yang ke-6. Novel ini bertemakan persahabatan dan
percintaan kehidupan seorang remaja modern.
Novel
Perahu Kertas menceritakan tentang seorang remaja yang bernama Keenan
yang baru saja lulus dari SMA di Amsterdam dan terpaksa pulang ke
Indonesia untuk kuliah di Bandung.
Ia
kuliah disana dikarenakan ayahnya menginginkan Keenan menjadi seorang
pebisnis, namun pada kenyataannya Keenan sendiri ingin menjadi seorang
pelukis yang mana bakat tersebut ia miliki dari ibunya.
Di
sisi lain Kugy adalah seorang wanita remaja yang mempunyai cita-cita
menjadi seorang juru dongeng. Namun dia tetap melanjutkan pendidikannya
di Fakultas Sastra.
Keduanya dipertemukan oleh Noni dan Eko. Eko adalah sahabat dari Keenan dan sedangkan Noni adalah sahabat dari Kugy.
Kemudian
Kugy dan Keenan berkenalan dan akhirnya bersahabat. Tanpa disadari
kedekatan mereka menumbuhkan rasa saling suka satu sama lain. Akan
tetapi keduanya tidak pernah ada yang ingin mengungkapkannya.
Persahabatan
antara Keenan dan Kugy kini mulai merenggang ketika Noni berniat akan
menyomblangkan Keenan dengan sepupunya, Wanda.
Mengetahui
hal itu, Kugy merasa cemburu namun dia memendam rasa cemburu ini. Sejak
saat itu Keenan dan Kugy jarang sekali untuk bertemu. Kugy mencoba
untuk menyibukkan diri dengan menjadi guru relawan di salah satu sekolah
darurat, yaitu sekolah Alit.
Disana
Kugy mendapatkan kebahagiaan bersama murid-muridnya dan adalah salah
satu dari muridnya yang nakal namun mempunyai kepintaran yang sangat
luar biasa, Pilik Namanya.
Setiap
harinya Kugy bermain dengan murid-muridnya di sekolah darurat tersebut.
Sedangkan Keenan masih tetap melanjutkan hobunya melukis hingga
beberapa lukisannya berhasil terjual.
Namun
suatu hari, dia mengetahui bahwa yang selama ini membeli lukisannya
ternyata adalah Wanda. Pada hari itu hubungan Keenan dan Wanda hancur
begitu saja.
Kemudian
Keenan meninggalkan Jakarta dan menuju ke Pulau Dewata Bali ke tempat
Pak Wayan yang merupakan mantan pacar dari ibunya. Disana dia bertemu
dengan seorang gadis yang lembut dan anggun, Luhde namanya.
Setiap hari Keenan masih terpuruk namun Luhde selalu menyemangati Keenan agar tetap meneruskan mimpinya menjadi seorang pelukis.
Hari
demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun dan akhirnya Kugy merasa
kesepian tanpa sahabat-sahabatnya. Kemudian dia mencoba untuk melamar
pekerjaan di kantor milik sahabat abangnya, Karel.
Pemilik
kantor tersebut bernama Remigius Aditya. Beberapa ia bekerja, Kugy
mampu meningkatkan kualitas perusahaan tersebut dengan ide-idenya.
Remigius merasa jatuh hati pada Kugy karena kecerdasan yang ia miliki. Akhirnya Kugy menerima cintanya dan mereka pacaran.
Ayah
Keenan kondisinya semakin memburuk yang membuat Keenan harus kembali ke
Jakarta dan berkewajiban untuk meneruskan perusahaan ayahnya tersebut.
Keadaan tersebut membuat Kenaan dan Kugy akhirnya bertemu kembali dan bahkan bersama dengan Eko dan Noni.
Persahabatan
dulu kembali terjalin dan mereka akhirnya bersama-sama lagi. Hingga
suatu saat Keenan mengetahui bahwa Kugy telah memendam rasa terhadap
dirinya sejak dulu, sama seperti apa yang ia rasakan. Persahabatan
antara Kenaan dan Kugy berujung hingga pernikahan.
Tema
Tema
pada Novel Perahu Kertas menceritakan persahabatan dan percintaan. Itu
dibuktikan persahabatan antara Keenan dan Kugy yang berawal dari
perkenalan hingga akhirnya saling menyukai satu sama lain.
Latar Belakang
Tempat :
- Stasiun Senen Jakarta. Ketika Kugy, Eko, dan Noni akan menjemput Keenan dari Amsterdam.
- Ubud Bali. Ketika Keenan memutuskan untuk menetap di Ubud Bali tempat Pak Wayan.
Waktu :
- Pagi sampai malam. Menceritakan kehidupan dari Kenaan dan Kugy dari awal bertemu sampai akhirnya hubungan mereka berlanjut hingga ke jenjang pernikahan.
Suasana :
- Menyakitkan. Ketika Kugy mengetahui kalau Keenan akan dicomblangkan dengan Wanda.
- Mengharukan. Ketika Kugy dan Kenan dapat bersatu dan akhirnya mereka menikah.
Alur
Alur yang digunakan adalah alur maju mundur
Gaya Bahasa
Bahasa
yang digunakan pada novel ini adalah ringan, mudah dipahami, mempunyai
makna yang penting untuk dapat di aplikasikan dalam kehidupan.
Amanat
- Tidak semua mimpi dapat kita raih begitu saja tanpa sebuah pengorbanan. Terkadang kita harus menjadi apa yang bukan diri kita sendiri.
- Lita harus selalu yakin dengan apa yang kita lakukan.
- Pendewasaan akan timbul dari seorang remaja yang bisa menghargai arti kehidupan dan persahabatan.
Penokohan
Berikut adalah penjelasan penokohan dari Novel Perahu Kertas :
Kugy
Kugy
mempunyai sifat yang mandiri, setia, penyayang, penghayal. Itu
dibuktikan dia tidak pernah menyusahkan teman-temannya dalam menjalankan
kehidupan sehari-hari. Dia juga suka berimajinasi dan selalu mencintai
Keenan sampai pada akhirnya mereka menikah.
Keenan
Keenan
mempunyai sifat yang jujur, cuek, dan berbakti kepada orang tua. Itu
dapat dibuktikan dia jujur bahwa dia mencintai Kugy, bersikap cuek
ketika dia sedang terpuruk, dan menuruti apa kata ayahnya untuk dapat
melanjutkan perusahaannya walaupun dia tidak berkeinginan untuk menjadi
seorang pembisnis.
Noni
Noni mempunyai sifat perhatian pada sahabatnya. Itu dibuktikan karena Noni selalu perhatian pada Kugy dan sayang pada Kugy.
Eko
Eko mempunyai sifat yang lucu dan periang. Ini dibuktikan dia selalu meramaikan suasana dan membuat sahabat-sahabatnya tertawa.
Luhde
Luhde
mempunyai sifat pemalu, kalem, dan perhatian. Ini dibuktikan dia
berusahanuntuk membangkitkan kembali semangat hidup dari Keenan.
Remi
Remi mempunyai sifat romantis dan ramah. Ini dibuktikan dia selalu berusaha membahagiakan Kugy ketika masih menjadi pacarnya.
Kelebihan Buku
Novel
ini sangat menarik, karena membahas tema tentang persahabatan yang
dikolaborasikan dengan percintaan. Dengan bahasa yang mudah dimengerti
oleh para pembacanya. Novel ini mengajarkan kita untuk lebih bisa
bersabar dan bersemangat dalam mencapai cita-cita.
Novel
ini begitu inspiratif, cocok dijadikan sebagai inspirasi kita dalam
meraih mimpi-mimpi. Dalam penggambaran alur dan tokohnya tidak
membingungkan pembacanya.
Kekurangan Buku
Dalam
Novel Perahu Kertas ini ada beberapa bagian cerita yang dirasa sedikit
monoton dan ada sedikit kesamaan latar belakang sehingga menyebabkan
pembaca menjadi bosan.
Contoh Resensi Novel Surat Kecil Untuk Tuhan

Identitas Buku
Judul Buku : Surat Kecil Untuk Tuhan
Penerbit : Inandra Published
Tahun Terbut : 2008
Cetakan : Jakarta, September 2011
Tebal Buku : VII + 232
Pengarang : Agnes Danovar
Sinopsis Novel Surat Kecil Untuk Tuhan
Novel
surat kecil untuk Tuhan menceritakan tentang perjuangan seorang gadis
remaja dalam melawan penyakit kanker yang sangat ganas, yaitu
Rabdomiosarkoma (Kanker Jaringan Lunak).
Dialah
Gita Sessa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik
pada era 1998. Gadis kecil ini adalah tokoh utama dalam Novel Surat
Kecil Untuk Tuhan yang di vonis menderita penyakit kanker ganas.
Dokter
memprediksi hidupnya tinggal 5 hari lagi. Kanker jaringan lunak itu
setiap harinya menggerogoti wajahnya sehingga terlihat buruk dan
kelihatan tua. Walau dalam keadaan sulit, Keke terus berjuang untuk
tetap bertahan hidup dan tetap bersekolah layaknya gadis normal yang
lainnya.
Orang
tuanya berat untuk mengambil keputusan mengenai hal itu. Bagaimanapun
sebagai orang tua, mereka juga tidak tega melihat keadaan Keke seperti
itu sehingga mereka merahasiakan penyakit kanker tersebut dari Keke.
Namun
pada akhirnya Keke mengetahui penyakit yang ia derita. Ia pun pasrah
dan tidak marah kepada siapapun yang merahasiakan penyakit ini darinya.
Ia selalu memberikan senyuman kepada siapapun dan menunjukkan
perjuangannya bahwa walaupun dia terserang penyakit kanker, dia masih
bisa berprestasi di sekolahnya.
Tuhan
menunjukkan kebesaran hatinya dengan memberikan nafas panjang kepada
Keke untuk lepas dari kanker itu walaupun hanya sesaat.
Namun
kanker itu kembali setelah sebuah pesta yang keluarganya buat. Seakan
kebahagiaan yang ia rasakan cuman sesaat. Keke sadar bahwa nafasnya di
dunia ini semakin terasa sempit.
Ia
tidak pernah marah dan menyalahkan Tuhan. Keke tetap bersyukur
mendapatkan sebuah kesempatan untuk bernafas lebih lama dari pada vonis 5
hari hingga bertahan 3 tahun lamanya.
Waktupun
berlalu dan kondisi Keke tak kunjung membaik hingga pada akhirnya dia
harus dirawat inap di RSCM dan mengalami koma selama 3 hari. Dalam masa
opname ini ada berita yang begitu membahagiakan untuk Keke dan
keluarganya bahwa Allah memang memberikan cobaan sesuai kemampuan
hamba-Nya.
Keke membuktikan semua itu “Keke menjadi juara tiga kelasnya dalam ujian akhir sekolah.”
Di
sisi lain, dokter menyerah terhadap kanker yang diderita oleh Keke. Di
nafasnya yang terakhir ia menuliskan sebuah surat kecil kepada Tuhan.
Surat yang penuh dengan kebesaran hati yang beraharap tidak ada air mata
lagi di dunia ini yang terjadi kepadanya, dan kepada siapapun.
Nafasnya
telah berakhir 25 Desember 2006 tepat setelah ia menjalankan ibadah
puasa dan melaksanakan Idul Fitri terakhir bersama keluarga dan semua
sahabatnya. Namun kisahnya menjadi abadi dan menginspirasi banyak orang.
Kelebihan Buku
Kelebihan
dari novel ini adalah dapat membuat pembacanya terhanyut dalam kisah
yang diceritakan oleh pengarang dalam cerita ini. Kisah dalam novel ini
juga diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh sekali.
Novel
ini juga melampirkan beberapa photo perjuangan Keke ketika melawan
penyakitnya tersebut hingga photo bersama dengan sahabat-sahabatnya Keke
saat di pemakaman Keke.
Kekurangan Buku
Novel
ini hampir tidak memiliki kekurangan. Namun setiap karya manusia pasti
mempunyai kekurangan. Kekurangan dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan ini
adalah masih terdapat penulisan yang salah dan juga ada penulisan yang
kurang menarik dan sulit untuk dimengerti.
Contoh Resensi Novel Negeri 5 Menara

Identitas Buku
Judul Buku : Negeri 5 Menara
Pengarang : Ahmad Fuadi
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Agustus 2009
Tebal Buku : 424
Sinopsis Novel Negeri 5 Menara
Novel
Negeri 5 Menara menceritakan tentang seorang pemuda yang bernama Alif
yang lahir di pinggir Danau Maninjau. Alif merupakan seorang anak desa
yang cerdas. Ia dan teman baiknya, Randaim mempunyai mimpi dan cita-cita
yang sama.
Masuk
ke SMA dan melanjutkan studi di ITB. Selama mereka bersekolah di
madrasah, mereka selalu merasa cukup menerima ajaran Agama Islam dan
ingin menikmati masa remajanya.
Alif mendapatkan nilai tertinggi di sekolah yang membuatnya merasa lebih terbuka untuk Ibunya memperbolehkan dia masuk di SMA.
Namun
ibunya tidak memperbolehkan ia bersekolah di SMA. Ibunya berharap dia
menjadi pemimpin agama yang mampu mengayomi umatnya. Alif pun sakit hati
dan memutuskan untuk meninggalkan desanya itu dan berguru di sebuah di
pondok pesantren di daerah Jawa Timur. Pondok ini bernama Pondok Madani.
Ia
pun berhasil menyelesaikan perguruannya di Pondok Madani, walau tanpa
temannya yaitu Baso yang harus pulang karena nenek yang merupakan
satu-satunya keluarga yang ia miliki sakit keras.
Setelah
lulus dari Pondok Madani, Alif merantau ke Amerika. Pada saat itu, Alif
mempunyai tugas untuk ke London yang membuat beberapa sahibul menara
bertemu setelah sekian lama berpisah.
Kelebihan Buku
Novel
Negeri 5 Menara ini mampu mengubah pola pikir kita tentang kehidupan
pondok yang hanya belajar agama saja. Karena dalam novel ini selain
belajar agama, ternyata di pondok juga mempelajari ilmu lainnya seperti
bahasa Inggris, Arab, dan kesenian.
Pelajaran yang dapat kita ambil adalah jangan pernah meremehkan sebuah impian. Karena Allah Maha mendengar doa dari umat-Nya.
Keunggulan
lainnya dalam novel ini adalah pemabaca tidak akan mudah bosan ketika
membaca novel ini. Karena alur yang digunakan dalam novel ini
menggunakan alur campuran.
Kekurangan Buku
Penulis
kurang memperlihatkan dinamika dalam cerita. Klimaks cerita kurang
menonjol sehingga para mebacanya merasa dinamika cerita agak sedikit
datar. Setelah selesai membaca novel ini, pembaca merasa cerita belum
selesai, Hal ini mungkin disebabkan karena penulis mendasarkan ceritanya
pada kisah nyata dan tidak ingin melebih-lebihkannya.
Contoh Resensi Novel Ayat – Ayat Cinta

Identitas Buku
Judul Buku : Ayat-Ayat Cinta
Pengarang Buku : Habiburrahman El Shizary
Penerbit Buku : Republika
Tahun penerbitan : 2004
Tebal : 420 halaman
Sinopsis Novel Ayat-Ayat Cinta
Novel
ayat-ayat cinta ini menceritakan kisah seorang anak muda dari Indonesia
yang bernama Fahri Abdullah Sidiq. Setelah selesai dari Aliyah, Fahri
melanjutkan studinya di Cairo Mesir di Universitas Al-Azhar.
Di
Cairo Fahri mempunyai teman satu kost yaitu Misbah, Syaiful, Rudi, dan
Hamdi. Fahri mendapat gambar gembira dari salah seorang temannya. Kalau
dia lulus dan telah bisa membuat sebuah tesis.
Mengetahui
hal itu, Fahri mengadakan syukuran atas kelulusannya dengan mengadakan
acara makan-makan bersama. Ketika sedang asik makan, ia mendengar suara
tangisan dari luar apartemennya yang ternyata si Bahdur sedang menyeret
putrinya Noura ke jalan.
Fahri
sangat tidak suka melihat wanita menangis. Ia meminta bantuan kepada
Marya, namun Marya tidak mau karena takut berurusan dengan Bahdur.
Karena Fahri terus memohon, akhirnya Marya menolong Marya.
Dengan
bantuan Faghri dan Syaikh Ahmad akhirnya Noura berhasil menemukan orang
tua kandungnya. Ternyata dulunya Noura sempat tertukar dengan seorang
bayi. Namun Noura menyimpan rasa simpati kepada Fahri.
Sampai
pada akhirnya Fahri menikahi Aisyah seorang gadis Turki yang pernah ia
tolong. Aisyah dapat menikah dengan Fahri berkat bantuan dari pamannya
Eabal Hokan Erbakan.
Kabar
pernikahan itu pun terdengar oleh Marya. Mendengar hal itu Marya patah
hati dan kemudian jatuh sakit. Lalu Allah memberi cobaan kepada Fahri
yang sedang berbahagia dengan Istrinya Aisyah.
Fahri
ditangkap oleh polisi karena di fitnah telah menghamili Noura. Namun
Fahri tidak mengakuinya karena ia tidak pernah melakukan hal itu.
Sampai
pengadilan Noura membuat kesaksian palsu. Hari demi hari yang dilalui
oleh Fahri di dalam penjara ia jalani dengan terus menerus beribadah
kepada Allah dan menjalaninya dengan ketabahan dan ketaqwaan.
Dengan
kesabaran yang dimiliki oleh Fahri pada sidang penentuan Allah
membantunya dengan sembuhnya Marya dari komanya. Karena Marya lah saksi
kunci dalam kasus itu.
Kesaksian
yang diberikan oleh Marya membuahkan hasil. Akhirnya Fahri berhasil
keluar dari penjara. Tapi setelah Fahri bebas, Allah berkehendak lain.
Marya meninggal dunia menghadap Allah SWT.
Kelebihan Buku
Dalam
novel ayat-ayat cinta ceritanya sangat bagus sekali bagi siapa saja
yang membacanya. Walaupun novel ini novel yang menceritakan percintaan,
tapi banyak pesan moral yang terkandung dalam novel ini. Penuh dengan
pesan dan yang paling utama adalah aqidah kepada Allah SWT.
Kekurangan Buku
Terdapat
beberapa bahasa Arab yang dicantumkan dengan catatan kaki sehingga
bahasanya agak kurang bisa dipahami bagi orang awam yang tidak
mengetahui bahasa Arab.
Itulah
penjelasan singkat mengenai pengertian dan contoh resensi novel baik
fiksi maupun non fiksi beserta unsur intrinsiknya. Semoga bisa
bermanfaat dan dapat menambah wawasan kamu tentang resensi buku.
Artikel ini bersumber dari: http://sahabatnesia.com/contoh-resensi-novel-terlengkap/
0 komentar:
Post a Comment
Terima kasih sudah membaca postingan ini. Mari kita bersama-sama belajar dan berkarya. Silakan isikan komentar, saran, atau kritik di blog ini yang membangun demi kebaikan kita bersama. Salam karya.